<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss version="2.0" 
  xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
  xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
  xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/"
  xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#">
<channel>
<title>Santy Travelling</title>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling</link>
<description></description>
<language>en</language>
<dc:creator>ekonursanty</dc:creator>
<dc:publisher>ekonursanty</dc:publisher>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 11:08:00 +0100</pubDate>
<sy:updatePeriod>daily</sy:updatePeriod>
<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
<item>
<title>MY COLLECTION : Freezer Magnets</title>
<description> 
 
 
 
Seorang mahasiswaku, sudah tiga kali mengulang mata kuliahku Sejarah Arsitektur Modern. Bukan karena tidak lulus, tapi karena tidak tuntas menyelesaikan tugasnya dan akhirnya tidak mengikuti ujian. Tapi kali ini, saat mereka kubebaskan tidak perlu membuka buku di perpustakaan, tapi bebas mengambil data dari internet. Sheila, mahasiswaku itu, mampu menyelesaikan tugasnya dengan bagus. Bahkan, konon dia tidak keberatan mengueluarkan banyak uang untuk proses pengumpulan data dan penyelesaian tugasnya kali ini.
 
 
Aku bertanya dalam hati, apakah membuka literatur di perpustakaan terlebih dahulu, mulai tidak diminati oleh anak-anak yang gemar budaya instan ? Buku tebal dan hening, sudah menjadi barang kuno dan membosankan.
 
 
Akupun mulai bereksperimen mencari data di internet tentang miniatur bangunan. Pada akhirnya aku justru sangat jatuh cinta dengan benda yang disebut freezer magnet / fridge magnet ini. Landmark-landmark ini, memberiku imajinasi tentang keunikan arsitekturnya disana,...</description>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 11:08:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/MY-COLLECTION-Freezer-Magnets/20/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/MY-COLLECTION-Freezer-Magnets/20/</guid>
</item><item>
<title>My new friends.</title>
<description> 
Seperti layaknya semua orang yang membutuhkan sahabat, aku pun sangat menikmati bertemu dan saling bertukar cerita dengan para sahabatku. Sayangnya, kesibukan yang kian mengencang seringkali memaksa untuk tidak lagi berjalan-jalan dan berkumpul sambil makan siang dengan mereka. Karena masih terus hunting data untuk penelitian pariwisataku, tak sengaja aku masuk ke sebuah komunitas yang berisi orang-oarang yang mirip denganku. Suka internet dan suka wisata. Namanya :  Travellersfortravellers .
 
 
Yang menarik. mereka adalah orang-orang dengan tingkat kesibukan tinggi di bidang profesi masing-masing. Kok, masih punya waktu untuk berinternet dengan orang yang belum dikenal ya ? Kebutuhan berinteraksi adalah kebutuhan psikologis yang sudah menjadi satu paket dengan kebutuhan jasmaniah yang lainnya. Sesibuk apa pun seseorang, kebutuhan ini memerlukan penyaluran. Senang sekali saat menerima dan membalas kontak dengan seseorang yang memiliki ketertarikan pada bidang dan ilmu yang sama. Apalagi, mereka...</description>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 04:07:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/My-new-friends./19/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/My-new-friends./19/</guid>
</item><item>
<title>PETROSAINS- uji coba untuk sistim pembelajaran.</title>
<description> 
  
 
 
Lomba mendorong bola yang berada di dalam kaca hampa udara, melalui kekuatan pikiran. Di Semarang, ada sebuah sekolah yang memiliki sistim pembelajaran kombinasi antara konvensional, dinamis dan terkdang revolusioner. Bagiku sekolah itu adalah SD Islam Al Azhar 29. Websitenya :  www.alazhar29.org  
 
 
Sistim pembelajarannya yang menurutku konvensional adalah siswanya secara rutin harus menghafalkan ayat-ayat dari kitab suci umat Islam, yaitu Al Qur&amp;#39;an. Surrah / ayat yang mesti dihafalkan sesuai dengan materi pembelajaran yang sedang dipelajari.
 
 
Hukuman bagi siswa yang berbuat salah adalah duduk diam dan berdzikir di ruang tersendiri. Ini mirip sekali dengan uji coba MIND BALL yang pernah kucoba sewaktu berkunjung ke Petrosains di Kuala Lumpur. Dari diagram yang ada di kepalaku, akhirnya putriku, yang juga siswa sd alazhar29, menjadi paham.Bahwa gelombang yang ada dalam pikirannya berupa alpha, beta dan teta, akan keluar dengan kuat apabila seseoarng dalam keadaan tenang dan...</description>
<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 13:29:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/PETROSAINS-uji-coba-untuk-sistim-pembelajaran./13/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/PETROSAINS-uji-coba-untuk-sistim-pembelajaran./13/</guid>
</item><item>
<title>Beda Antara Ide dan Mimpi</title>
<description> 
Seseorang seringkali mendadak kegirangan karena merasa menemukan ide kreatif. Segera menawarkan idenya kepada orang-orang di sekelilingnya. Semua senyummanis, memberi doa, dukungan dan ...... janji yang realisasinya tidak terjadwal dengan antusius.
 
 
Sesaat kemudian ada orang memiliki ide yang sama, merancang dengan teliti dan profesional. Menjawab semua pertanyaan dengan tangkas, menawarkan pada semua orang dengan rasa persahabatan. Dan berbondong-bondong orang mengikuti langkahnya, mempercayai ucapannya, bahkan ingin berbaris di belakangnya untuk menjadi asistennya.
 
 
Mudah sekali ditebak. Bahwa orang yang pertama tadi menyebarkan mimpinya. Sedangkan orang yang kedua menyebarkan ide kreatifnya.
 
 
Saat orang lain tidur, aku duduk di warnet sampai tengah malam. Saat pagi-pagi orang baru saja hendak mandi, aku sudah duduk di warnet. Semuanya kulakukan untuk menyempurnakan ide ku setahun yang lalu saat mengajukan usulan penelitian dengan tema, PERILAKU ANAK-ANAK DI OBYEK WISATA. Ide...</description>
<pubDate>Thu, 06 Dec 2007 17:51:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Beda-Antara-Ide-dan-Mimpi/18/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Beda-Antara-Ide-dan-Mimpi/18/</guid>
</item><item>
<title>Paket Wisata Backpacker Semarang-Singapore</title>
<description> 
Benar-benar teruji jiwa peneliti dan bisnis womanku kemarin.
 
 
Harga promo penerbangan jumping dalam beberapa jam, diskon 70 %, gratis ke negara lain, dan esok paginya sudah naik 4 kali lipat dari harga normal. Sesak nafas juga menghitungnya.
 
 
  
 
 
Untunglah, semua paket beserta data pemberangkatannya sudah terisi untuk berbagai tujuan seperti : Singapore, Kuala Lumpu dan Bangkok. Silahkan kontak paket wisata khusus pelajar / mahasiswa di:    www.santytravelling.bravehost.com     Siapa tahu, ada yang butuh.    
 </description>
<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 09:31:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Paket-Wisata-Backpacker-Semarang-Singapore/17/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Paket-Wisata-Backpacker-Semarang-Singapore/17/</guid>
</item><item>
<title>Coba Log In</title>
<description> 
 
 
 
Di Petrosains, ketemu pakde Einstein, kita foto bareng. 
 </description>
<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 17:02:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Coba-Log-In/16/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Coba-Log-In/16/</guid>
</item><item>
<title>The favourite foods...... in here.........</title>
<description> 
Sulit mencari nasi di Singapore, yang ada di tempat makan berjenis masakan China. Akhirnya tiap hari makan di tempat makan India dengan menu Nasi Sembrani. (BERSAMBUNG)
 
 
  
 </description>
<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 16:33:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/The-favourite-foods-in-here/15/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/The-favourite-foods-in-here/15/</guid>
</item><item>
<title>Manajemen Transportasi, dimata putriku.</title>
<description> 
Kalau MRT pas kosong seperti ini sih enak, tapi kalau penuh. Yang muda semua tahu diri, menyerahkan kursinya pada orang tua dan wanita hamil. (BERSAMBUNG) 
 
 
.  
 </description>
<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 16:13:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Manajemen-Transportasi-dimata-putriku./14/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Manajemen-Transportasi-dimata-putriku./14/</guid>
</item><item>
<title>SINGAPORE SCIENCE CENTRE</title>
<description> 
  
 
 
Konsepnya mirip dengan Taman Pintar di Yogyakarta - Indonesia. (BERSAMBUNG) 
  
 </description>
<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 15:52:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/SINGAPORE-SCIENCE-CENTRE/12/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/SINGAPORE-SCIENCE-CENTRE/12/</guid>
</item><item>
<title>Sentosa Island, pantai Siloso</title>
<description> 
 
 
 
Pantai Siloso di Sentosa Island. Wajahku sudah mengkerut kemasukan angin, tapi Chita dan mama masih kegirangan. (bersambung) 
 </description>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 16:09:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Sentosa-Island-pantai-Siloso/10/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Sentosa-Island-pantai-Siloso/10/</guid>
</item><item>
<title>And what about Air Asia ?</title>
<description> 
Berbisnis Low Cost, tidak selalu memberi kesan murahan.
 
 
Sekian tahun yang lalu aku pernah berdiskusi dengan sorang sahabat, yang keluarganya punya banyak bisnis besar dan terkenal. Saat itu kami sama-sama sedang menunggui putri kami kursus ballet. 
 
 
Kenapa tidak ada jutawan yang membeli lisensi sekolah Islam yang mahal, kemudian menarik SPP dengan harga murah, tapi mendapat murid sangat berkualitas? Sahabatku langsung menjawab, karena justru kesan murahan tadi yangakan mengancam kelangsungan nama baik sekolah itu, katanya.
 
 
Selanjutnya memang beberapa surat pembaca sering menuliskan bahwa rumah sakit memberikan senyum yang berbeda bagi masing-masing pasien sesuai klas kamar yang mereka pilih, konon katanya.
 
 
Pengalamanku waktu memeriksakan tambalan gigi di rumah sakit yang sama, juga sangat berbeda sewaktu masih pakai kartu asuransi dari kantor dan membayar biasa. Begitu perhatiannya sang dokter padaku yang saat itu berobat pakai asuransi swasta yang bonafit, sampai-sampai untuk...</description>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 15:03:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/And-what-about-Air-Asia/11/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/And-what-about-Air-Asia/11/</guid>
</item><item>
<title>Kuala Lumpur is : Petrosains and Air Asia</title>
<description> 
 
 
 
Di Kuala Lumpur kami menginap di pusat kota, di depan terminal bis Puduraya. Tapi terminalnya cukup rapi. Kendaraan umum yang umumnya bis luar kota terletak di bagian basement, sedang lantai dasar tempat kami masuk adalah area tunggu dan fasilitas perdagangan. Atasnya, adalah area mall dan restoran. Jadi kita tidak terganggu dengan suara deru bis yang ada di lantai basement. Basement juga tidak sesak orang, yang ada di sini cuma bis. Penumpang biasanya turun ke bagian bawah, cuma saat bis sudah mau berangkat. Di sini ga ada yang mau nunggu bis ngetem dengan duduk di dalam bis. Mungkin mereka sudah benar-benar takut dengan efek gas buangan dari emisi kendaraan, ya?
 
 
Kuala Lumpur bagiku tidak jauh beda dengan jakarta, rumahku saat pulang lebaran. Yah, karena aku memang cuma pulang ke rumah jakarta untuk liburan. Tidak pernah sekolah di sana, dan tidak punya sahabat di sana. Persis seperti di Kuala Lumpur ini. Jalannya juga banyak yang macet, taksinya juga banyak yang ga mau pakai argo....</description>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 14:43:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Kuala-Lumpur-is-Petrosains-and-Air-Asia/9/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Kuala-Lumpur-is-Petrosains-and-Air-Asia/9/</guid>
</item><item>
<title>SINGAPORE, I will come back with my student !</title>
<description> 
 
 
 
Rencana awal, begitu memasuki Singapore kita akan langsung naik cable car / kereta gantung pulang pergi menuju Sentosa Island, dengan harapan sebelum menjelajah Singapore, kita sudah pernah lihat gambaran umum kota dari atas. Buatku sih, mau cocok-cocokan dengan peta udaranya wikimapedia, he....he....
 
 
Tapi karena antrian di imigrasi cukup panjang, langit diluar Harbour front sudah tidak cerah dan tidak akan mendukung sesi pemotrean udara versiku. Dan rencana itu memang akhirnya jadi batal sama sekali, karena terminal cable car terletak di Harbour Front menuju Sentosa Island. Padahal begitu saat ini kami meninggalkan harbour front, esoknya tidak akan kesini lagi, karena 2 hari ke depan di Singapore kita sudah ikut paket Seeightseeing yang full banget tujuannya, pakai berbagai model kendaraan mulai bis atap terbuka, kapal pesiar, bis wisata. Lokasi yang dikunjungi sekitar 22 lokasi, 5 tour berpemandu baik siang maupun malam. Eh..... dasar sedang rejeki juga, paket untuk 2 hari ini yang...</description>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 14:17:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/SINGAPORE-I-will-come-back-with-my-student/8/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/SINGAPORE-I-will-come-back-with-my-student/8/</guid>
</item><item>
<title>Migrasi Singapore Bikin Geli!</title>
<description> 
Sesampai di Bandara Hang Nadim, Batam, kami langsung beli tiket fery. Seperti data yang kudapat, memang benar adanya bahwa membeli tiket di Bandara lebih murah 2SGD dibanding beli tiket di pelabuhan Batam Centre. Tiket di sini, 12 SGD utk one way dan 14 SGD untuk PP. Setelah itu kami langsung cari makan siang sekaligus sholat dhuhur dan ashar. Di kantin Dharma Wanita kami cuma kebagian menu soto. Nasinya terpisah dari kuah, sedangkan kuahnya berbentuk soto yang bumbunya pakai santan kental, dagingnya cukup banyak. Menu yang dipesan 2 porsi, kami habiskan bertiga pun masih tersisa. Sedangkan Chita pilih makan popmie. Total bill kami sekitar Rp. 45.000,- Dari Bandara menuju Batam Centre semua taksi tarifnya sama, Rp. 70.000,-
 
 
Dari pelataran Batam Centre kita masuk melalui pertokoan yang langsung dihubungkan dengan jembatan ke Mall Batam. Di bagian Imigrasi sebelah kanan pintu, kami menunjukkan pasport dan membayar fiskal Rp. 500.000 / orang. Karena usia Chita dibawah 12 thn, makanya dia bebas...</description>
<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 21:11:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Migrasi-Singapore-Bikin-Geli/7/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Migrasi-Singapore-Bikin-Geli/7/</guid>
</item><item>
<title>Penerbangan Air Asia Pertama Bagiku</title>
<description> 
Pertama masuk, langsung kagum karena pesawat yang kebetulan kunaiki ini masih baru. Dengan interior yang masih mulus dan baru jadi menghilangkan ingatanku pada canda teman-teman selama ini, &amp;quot;Hati-hati lho, nanti bautnya tinggal satu.&amp;quot;
 
 
Dibanding kenangan atas pengalamanku naik pesawat Merpati beberapa tahun yang lalu, take of kali ini jauh sangat mulus dan menghilangkan rasa traumaku di masa lalu. Aku pun bernafas lega, sopirnya jago banget ! Waktu penerbangan menuju Batam sekitar 1 jam 40 menit. Di perjalanan, cuaca sempat mendung, sampai di Batam justru kondisi sedang hujan. Nah, ini..... seperti apa rasanya mendaratnya Air Asia saat hujan ya.
 
 
Sama mulusnya, seperti tadi. Mas Gun yang tadinya sering tugas kantor menggunakan Garuda, bahkan waktu kusarankan menuju Palembang, mencaba Air Asia, dijawab, &amp;quot;Ogah, gengsi dong ! Dibayar kantor ya naik Gauruda, dong.!
 
 
Mengalami pendaratan ditengah hujan, spontan mengeluarkan komentar, &amp;quot;Pilotnya bagus-bagus, lebih baik...</description>
<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 20:52:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Penerbangan-Air-Asia-Pertama-Bagiku/6/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Penerbangan-Air-Asia-Pertama-Bagiku/6/</guid>
</item><item>
<title>Dari Jakarta Menuju Batam</title>
<description> 
Berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 7 pagi, meski penerbangan yang kami pilih terjadwal, pukul 11.25 dan sampai di Batam pukul 13.00. Baru sekali ini aku menuju bandara Soekarno Hatta naik bis Damri, karena biasanya pasti ada keluarga yang ngantar. Semua ini memang sudah jadi bagian dari rencanaku, supaya kelak para mahasiswaku dapat mengikuti rute backpackerku beserta rincian biaya yang dapat diperkirakan. Dari Metropolitan Mall, Bekasi, tarif bis Damrinya Rp. 23.000 (Dua puluh tiga ribu Rupiah).
 
 
Sampai di Bandara Cengkareng sekitar pukul 10.00, tepat waktu seperti yang kami prediksi. Check in menggunakan internet yang sudah diprint out langsung di konter Air Asia berjalan mulus, dan kami langsung memasuki ruang tunggu dengan nyaman.
 
 
Banyak yang memberi info bahwa penerbangan dengan Air Asia serng mengalami delay, makanya tadi malam aku sempatkan untuk cek di internet tentang jadwal keberangkatan, tidak ada masalah. Meskipun demikian, sampai di ruang tunggu,  aku langsung bertanya...</description>
<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 20:36:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Dari-Jakarta-Menuju-Batam/5/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Dari-Jakarta-Menuju-Batam/5/</guid>
</item><item>
<title>Di Jakarta melepas Lelah</title>
<description> 
Nyampe rumah, semua seperti yang kuharapkan. Bertemu dan memuaskan rindu pada keponakan yang baru lahir. Tapi entah kenapa, badan serasa masuk angin. Dalam keadaan pusing berat, kucoba membuka laptop mencari url untuk semarang backpacker dulu, tapi ga bisa konek. Waktu mencoba mengisi blog ini, ampun..... bahasa pegantarnya berubah jadi asing banget. Entah Jerman, entah Belanda........ bikin kepala semakin pusing.
 
 
Saat ingin mencoba kembali tidur, baru teringat, aku mesti kembali ke poses awal nih, supaya bisa meneruskan laporan perjalanan. Dan malam ini, jadilah, tulisan ini.
 
 
&amp;nbsp;
 
 
 
 </description>
<pubDate>Sun, 18 Nov 2007 15:37:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Di-Jakarta-melepas-Lelah/4/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Di-Jakarta-melepas-Lelah/4/</guid>
</item><item>
<title>Semarang to Jakarta</title>
<description> 
    Selepas maghrib kita bersiap menuju Jakarta by bis Nusantara. Berhubung ada rapat jurusan mendadak, beberapa jadwal yang sudah dirancang terpaksa mesti dilepas. Les Primagama Chita sesi hari sabtu ini, juga tidak terkejar, sama dengan jadwal mengajar yang tadinya mesti kulakukan pada jam 16.00 setelah bertukar jadwal dengan bu Ony.
 
 
     Untungnya, Si Eko, siswa kelas sore sempat mengingatkan untuk membawa CD Tutorial Autocad. Sebelum berangkat masih sempat kontakan sebelum aku kembali terlupa.  30 menit sebelum berangkat, kami ketemuan di counter bis Nusantara. Eko juga masih sempat bawain leaflet Tirta Arum Kendal, studi kasus penelitianku.
 
 
    Di dalam bis kami benar-benar kelelahan. Tak banyak waktu selain langsung melepas mimpi. Chita sih, masih sempat mengulas kisah-kisah lucu dari gurunya di sekolah. Beberapa sms selamat jalan kuterima di jalan, termasuk pak Djarot yang minta alamat website yang dulu pernah kubuat.
 
 
&amp;nbsp;
 </description>
<pubDate>Sat, 17 Nov 2007 19:47:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Semarang-to-Jakarta/3/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/Semarang-to-Jakarta/3/</guid>
</item><item>
<title>From Semarang to Singapore</title>
<description> 
Nanti malam rencana keberangkatan menuju Singapore sudah di depan mata. Bagiku terasa hampir anti klimaks karena rasa ingin tahu yang berbuah pencarian tahu, sudah kumulai beberapa bulan yang lalu. Tinggal Chita dan mama yang masih penuh rasa antusias dan keinginan tahu yang sangat besar.
 
 
Namun demikian, konon banyak teman-teman, terutama di jam&amp;#39;iyyah yang menunggu cerita perjalanan ala backpackerku ini. Dan kelak dapat bergabung, di lain waktu. Kapan lagi, Semarang-Singapore PP, dengan budget 1 jutaan!.
 
 
Pagi ini, bersama-sama tim dari jurusan Arsitektur Untag, aku berkumpul untuk membahas perubahan Kurikulum yang sedang kami godok. Sementara Chita harus ikut kursus tambahan dulu, sebelum meninggalkan pelajarannya selama satu minggu. Setelah itu, dia harus menyelesaikan project penelitiannya di klub sains nya bersama pak Hari. Sementara aku sejak pagi mulai mengevaluasi beberapa mengajar dan janji ketemuan dengan mahasiswa pagi dan kelas sore. Maklum, hari sabtu khan dikangeni semua...</description>
<pubDate>Sat, 17 Nov 2007 00:15:00 +0100</pubDate>
<link>http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/From-Semarang-to-Singapore/1/</link>
<guid isPermaLink="true">http://www.blogigo.at/Santy_Travelling/From-Semarang-to-Singapore/1/</guid>
</item></channel>	
</rss>